.
Barometerkepri.com | Batam, Telkom telah menerima laporan tentang dugaan penyalahgunaan ISP Telkom di Perumahan Kapt Grand Valley dan telah melakukan pengecekan melalui sistem dan inspeksi ke lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan layanan Telkom yang digunakan di lokasi tersebut, melainkan layanan dari ISP lain.
"Selanjutnya kami melakukan peninjauan langsung ke lapangan ke lokasi yang dilaporkan dan bahkan kami masuk ke rumah Sdr RMS yang diduga pelaku. Dan di sana kami tidak menemukan layanan Telkom group yang digunakan, melainkan layanan dari ISP lain," kata perwakilan Telkom.
Telkom juga menyatakan bahwa belum ada jaringan Telkom yang masuk ke Perumahan Kapt Grand Valley Sagulung, sehingga sangat kecil kemungkinan terjadi pelanggaran penyalahgunaan jaringan layanan Telkom di lokasi tersebut.
" Telkom memang tidak pernah membenarkan penggunaan yang tidak seharusnya atas jaringan Telkom, dan selama ini kami menindaklanjutinya dengan serius. Tapi kami dapat menindaklanjuti jika memang laporan yang kami terima lengkap dan akurat," tambah perwakilan Telkom.
Telkom juga menekankan bahwa tidak melakukan pembiaran atas pelanggaran yang dilakukan dan akan langsung menindaklanjuti jika ada laporan yang lengkap, termasuk lokasi, tikor, dan foto.
"Kami berharap masyarakat dapat berkoordinasi dengan kami terlebih dahulu jika menemukan kasus seperti ini, agar kami dapat memastikan bahwa laporan tersebut akurat dan dapat ditindaklanjuti," tutup perwakilan Telkom.
(*/Red)


