BAROMETER KEPRI
Sabtu, 20 Juni 2026, Juni 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-20T16:49:27Z
BatamNewsPeristiwa

Kejadian Naas Lakalantas Wisata Pantai Melur, Korban 1 Tewas Belasan Korban Lainnya Dirawat Di RSUD Embung Fatimah Dan RS Mutiara Aini

.


 

Barometerkepri.com | Batam, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus rombongan wisata terjadi di kawasan menuju objek wisata Pantai Melur, Kecamatan Galang, Kota Batam, Sabtu pagi (20/6/2026). Insiden nahas tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan belasan penumpang lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.


Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Batam, tercatat 20 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Para korban saat ini mendapatkan penanganan medis di beberapa fasilitas kesehatan.


Adapun rekapitulasi sementara korban sebagai berikut:


1 orang meninggal dunia (MD)


4 orang mengalami luka berat (LB)


7 orang mengalami luka ringan (LR)


8 orang masih dalam pendalaman kondisi medis lebih lanjut


Korban Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia diketahui bernama:

Dah Lena Ginting (53 tahun)
Warga Perum Rosinton Raya Blok BI No. 4. Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Embung Fatimah sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


Korban Luka Berat

Empat korban mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif, yakni:


Hermawati Sinaga (40 tahun) – mengalami amputasi pada kaki kiri.


Maslina Simaga (53 tahun) – mengalami patah tulang dada serta patah lengan kanan dan kiri.


Hurliayati Panjaitan (47 tahun) – mengalami patah tulang bahu kanan.


Nur Haida Hutapea (48 tahun) – mengalami patah pergelangan tangan kiri.


Sementara itu, tujuh korban lainnya mengalami luka ringan, terdiri dari:


Quin Paxola Marpaung (10 tahun)


Erdiani Purba (46 tahun)


Riarta Lubis (19 tahun)


Imelda Situmeang (52 tahun)


Rosda Hasianturi (47 tahun)


Dewi Cinta (44 tahun)


Eri Surtani Siregar (52 tahun)


Korban di Rumah Sakit Lain


Selain korban yang dirawat di RSUD Embung Fatimah, sejumlah korban juga mendapatkan penanganan di rumah sakit lainnya. Kondisi medis mereka masih dalam pemantauan dan pendalaman lebih lanjut.


RS Awal Bros Batu Aji:


Deo Natanael Nababan (9 tahun)


Tiarma Sinaga (49 tahun)


Parni (46 tahun)


Rosta Dameria Manalu (38 tahun)


Samuel Joarn Sianturi (3 tahun)



RS Mutiara Aini:

Erni Juliana Purba (52 tahun)

RS Bunda Halimah:

M. Zainuddin (48 tahun)

RS Santa Elisabeth Lubuk Baja:

Tionrina Sigalingging (42 tahun)

Kronologi Sementara


Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, bus yang mengangkut rombongan wisata tersebut mengalami kecelakaan hingga terbalik saat melintasi ruas jalan menuju Pantai Melur pada Sabtu pagi.


Peristiwa itu sempat memicu kepanikan di antara para penumpang. Warga sekitar bersama petugas gabungan bergerak cepat melakukan proses evakuasi terhadap korban yang terjebak di dalam kendaraan maupun yang mengalami luka di sekitar lokasi kejadian.


Dugaan awal yang berkembang di lapangan mengarah pada faktor human error atau kelalaian pengemudi serta kondisi kendaraan yang diduga kurang prima. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian dan instansi terkait.


Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap pengemudi dan para saksi, hingga pengecekan aspek teknis kendaraan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh operator angkutan wisata untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan kelayakan armada, seperti kondisi rem, ban, sistem kemudi, lampu penerangan, hingga memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan cukup beristirahat, merupakan langkah yang tidak boleh diabaikan.


Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan wisata. Sebab, kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada hilangnya nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.


Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan korban dan penyelidikan penyebab kecelakaan masih terus berlangsung. Redaksi akan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan terbaru dari pihak berwenang.

[Red]