.
Barometerkepri.com | Batam, Kondisi memprihatinkan terjadi di kawasan Perumahan MKGR RT 04/RW 07. Jalan akses utama menuju Masjid Al-Mukhlisin kini rusak parah, berlubang, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kerusakan ini diduga kuat akibat kebocoran pipa air bersih milik PT Air Batam Hilir (ABH) yang dibiarkan berlarut-larut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, air yang terus menerus merembes dan mengalir sejak tanggal 30 Maret 2026 telah mengikis struktur tanah di bawah badan jalan. Akibatnya, permukaan jalan mengalami penurunan (amblas) dan penuh dengan lubang besar yang sangat mengganggu lalu lintas warga.
“Ini bukan jalan kecil, tapi akses utama warga dan jalan menuju rumah ibadah. Kondisinya sekarang sangat membahayakan, apalagi saat hujan atau malam hari,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.
Warga juga menyoroti lambannya penanganan dari pihak pengelola air bersih tersebut. Diketahui, sekitar dua minggu lalu petugas ABH sebenarnya sudah pernah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, anehnya hingga hari ini tidak terlihat adanya tindakan perbaikan yang nyata, baik terhadap pipa maupun kerusakan jalan yang ditimbulkannya.
Melihat kondisi yang semakin kritis, pada Senin (20/04/2026) pukul 10.00 WIB, perangkat RT dan RW akhirnya mendatangi kantor PT ABH untuk menyampaikan keluhan secara resmi. Laporan diterima oleh Customer Service bernama Debora, yang kemudian memberikan tanggapan tertulis bahwa pihak manajemen akan segera melakukan penanganan.
Warga menegaskan tuntutannya dengan sangat jelas. PT Air Batam Hilir (ABH) tidak hanya bertanggung jawab menambal kebocoran pipa, tetapi juga wajib memperbaiki kerusakan jalan hingga kembali kondisinya seperti semula.



