Iklan

BAROMETER KEPRI
Rabu, 25 Februari 2026, Februari 25, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-25T13:17:26Z
BP BATAMNews

BP Batam Perkuat Kemitraan dengan Jerman dan Jepang, Buka Peluang Investasi Global, Minat Investasi di Batam Meningkat

.


 

Barometerkepri.com | Batam, Upaya memperluas jaringan investasi global terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, dengan mempererat kemitraan strategis bersama Jerman dan Jepang. Langkah ini sekaligus membuka peluang kolaborasi di sektor maritim serta industri berbasis teknologi.



Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa diplomasi ekonomi menjadi strategi penting dalam memperkokoh posisi Batam di tengah arus investasi dunia.
“Batam terus bertransformasi menjadi execution hub yang menghubungkan arus investasi dan rantai pasok antara Eropa dan Asia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Rabu.

Delegasi BP Batam yang dipimpin Fary menggelar pertemuan dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste pada 23 Februari 2026, serta Minister Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Enoshita pada 24 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan berbagai transformasi kebijakan selama setahun terakhir. Di antaranya penguatan kewenangan perizinan terpadu melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025 serta perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kebijakan tersebut menjadi fondasi peningkatan kepastian usaha, percepatan proses investasi, dan optimalisasi potensi maritim serta logistik kawasan,” kata Fary.


Bersama pihak Jerman, pembahasan difokuskan pada peluang kerja sama industri berteknologi tinggi. Fary menyebut Jerman sebagai mitra penting dari Eropa yang secara konsisten menempati posisi kedua dalam realisasi investasi Eropa di Batam.

Sementara itu, dialog dengan Jepang menitikberatkan pada integrasi ekosistem kawasan, termasuk sinergi antara Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta Proyek Strategis Nasional (PSN).


“Jepang, yang termasuk dalam jajaran investor utama Batam secara global, menunjukkan perhatian khusus terhadap penguatan sektor maritim dan logistik untuk meningkatkan konektivitas regional,” katanya.

Fary menambahkan, Kedutaan Besar Jerman menunjukkan minat untuk mendalami arah pengembangan Batam dalam menarik investasi Eropa serta membuka ruang kolaborasi industri. Di sisi lain, perwakilan Jepang menilai penguatan kewenangan perizinan mampu meningkatkan kepastian dan kepercayaan investor dalam memperluas kemitraan di kawasan.


BP Batam pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dialog internasional guna memperkuat daya saing Batam, baik di tingkat Asia Tenggara maupun Asia Pasifik.

(**/Red)