Iklan

BAROMETER KEPRI
Senin, 15 Desember 2025, Desember 15, 2025 WIB
Last Updated 2025-12-18T09:34:16Z
NewsPeristiwa

Bocah Tembesi Lestari Tenggelam, Pertanyaan Besar: Mana Tanggung Jawab PT Tembesi Indah Makmur?"*

.


Barometerkepri.com | Batam, Insiden yang menimpa bocah korban warga tembesi lestari, kelurahan Tembesi, sagulung. Lokasi kejadian wilayah kelurahan Kibing  seorang bocah merenggang nyawa di kubangan air bekas galian milik PT Tembesi Indah Makmur yang berada di dekat permukiman warga, Kibing, Batu aji, Batam - Kepri.



Peristiwa tersebut terjadi Minggu (14/12/2025) pagi.
Kubangan yang dalam bekas penggalian milik PT Tembesi Indah Makmur yang berlokasi di samping Kantor Lurah Kibing, Kecamatan Sagulung. Korban ditemukan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya.



Menurut pantauan awak media Identitas Korban diketahui bernama Fazan (9), anak dari Sunarko, warga Tembesi Pos RT 05/RW 03, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Teriakan teman teman korban mengundang perhatian warga sekitar berdatangan ke lokasi.




  Keterangan warga di lokasi, saat kejadian korban tengah berenang bersama lima orang temannya di danau bekas galian yang selama ini dikenal dalam dan tidak memiliki pengaman maupun rambu peringatan bahaya. Diduga korban tiba-tiba kelelahan dan tenggelam, sementara teman-temannya panik dan berteriak meminta pertolongan.



“Teriakan anak-anak itu yang membuat warga berdatangan. Kami langsung berupaya mencari dan mengevakuasi korban,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu proses penyelamatan.




Korban berhasil dievakuasi sekitar 30 menit setelah kejadian dan langsung dilarikan ke RS Awal Bros Batu Aji untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, setelah dilakukan upaya penyelamatan oleh tim medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Pukul 11.45 WIB, pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia.




Peristiwa ini sontak memicu duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Tangis histeris keluarga pecah saat menerima kabar duka dari pihak rumah sakit.


 


Warga setempat menyebut, danau bekas penggalian tersebut sudah lama dikeluhkan karena dibiarkan terbuka tanpa pengamanan, pagar, maupun papan peringatan. Lokasinya yang berada dekat permukiman dan kantor pemerintahan kelurahan dinilai sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak.


“Sudah sering kami ingatkan, ini bukan kali pertama. Tapi sampai sekarang tidak ada pengamanan sama sekali,” keluh warga lainnya.


Kubangan air bekas galian milik PT Tembesi Indah Makmur telah memakan korban, Terkait  lokasi rawan pihak pemilik Perusahaan belum memberikan klarifikasi resmi publik.


Hingga berita ini di tayangkan, awak media masih berupaya konfirmasi untuk klarifikasi resmi dari Pemilik Perusahaan.

(*/Mpm)