.
Barometerkepri.com | Batam, Gelombang investasi pusat data (data center) yang mulai mengalir ke Batam menghadirkan tantangan baru bagi sektor ketenagalistrikan. Di tengah ambisi Batam menjadi salah satu pusat ekonomi digital dan kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara, PT PLN Batam memastikan pasokan listrik saat ini masih berada dalam kondisi aman, sembari menyiapkan ekspansi kapasitas pembangkit hingga ribuan megawatt dalam beberapa tahun ke depan.
Asisten Manager Komunikasi Korporat PLN Batam, Yoga, mengatakan beban puncak sistem kelistrikan Batam-Bintan sepanjang 2026 sejauh ini tercatat terjadi pada Mei dengan capaian 756,5 megawatt (MW).
Sementara itu, kemampuan pasok sistem kelistrikan yang dimiliki PLN Batam saat ini mencapai 880,5 MW.
“Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan Batam-Bintan masih memiliki cadangan daya sekitar 124 MW. Artinya, pasokan listrik untuk pelanggan eksisting masih dalam kondisi aman,” kata Yoga, Jumat (03/07/2026).

