BAROMETER KEPRI
Selasa, 21 Juli 2026, Juli 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-21T16:24:14Z
BatamPemko Batam

Amsakar Minta Tokoh Agama Jadi Perekat Persatuan

.


 


Barometerkepri.com | Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak para tokoh agama memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga persatuan, membangun literasi informasi, serta mendukung percepatan pembangunan Kota Batam. Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Batam, Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMGQ) Batam, dan Persatuan Mubalig Batam (PMB) di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, Selasa (21/7/2026).


Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kontribusi para imam, guru Al-Qur’an, dan mubalig yang selama ini berperan membina kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat karakter masyarakat. Menurutnya, peran tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang madani dan dirahmati.


Di tengah derasnya arus informasi di ruang digital, Amsakar menilai tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi yang menyejukkan dan
mencerdaskan masyarakat. Karena itu, ia mengajak para imam dan mubalig turut menjaga ruang publik dari informasi yang menyesatkan maupun polemik yang tidak produktif.


“Imam dan mubalig adalah corong di ranah spiritual. Saya berharap para imam menjadi panutan yang mengomunikasikan hal-hal konstruktif, dan mubalig memberikan informasi yang mencerdaskan. Dengan begitu, bias informasi atau isu kecil yang diviralkan secara tidak substantif dapat kita perkecil dan luruskan bersama,” ujar Amsakar.


Ia menegaskan, sinergi antara ulama dan umara menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi pembangunan daerah.


Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah perkembangan strategis Kota Batam. Selama satu tahun lima bulan memimpin bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hubungan dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus diperkuat untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.


“Capaian ini menjadi sejarah bagi kita. Dukungan penuh dari pusat ini harus kita jawab dengan persatuan. Batam diproyeksikan menjadi beranda terdepan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menjadi referensi civil society yang baik bagi daerah lain,” katanya.


Amsakar turut menyampaikan perkembangan pelaksanaan 15 Program Prioritas Amsakar-Li Claudia. Sejumlah program telah terealisasi, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, serta insentif untuk lanjut usia.


Sementara itu, berbagai program strategis lainnya, seperti penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan optimalisasi penyediaan air bersih, terus menjadi fokus pemerintah dan dilaksanakan secara bertahap.


Menutup sambutannya, Amsakar mengharapkan doa dan dukungan dari para tokoh agama agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam diberikan kesehatan, kekuatan, dan istiqamah dalam menuntaskan agenda pembangunan.


“Silaturahmi ini menjadi ikhtiar untuk menyatukan energi dan semangat bersama. Dengan sinergi antara ulama dan pemerintah, insyaallah Batam akan tumbuh menjadi kota yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya.