.
Barometerkepri.com | Batam, Seorang warga bernama Daniel Parangin Angin mengalami kelumpuhan secara fisik selama kurang lebih 10 tahun, kondisi bagian otot pada tubuhnya kaku dan sulit digerakkan. Sehingga dalam keterbatasan membuat dirinya tidak bisa beraktivitas normal malah sangat memprihatinkan. Keluarga dan para tetangga sangat berharap agar bantuan pemerintah seperti biaya pengobatan serta rehabilitasi diperoleh untuk pengobatan dan perawatan medis. Warga berdomisili di kavling mandiri, Kelurahan Sungai Pelunggut , Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Meski demikian Daniel Parangin Angin tetap berjuang melawan akibat penyakit yang diderita selama puluhan tahun hingga membuat ototnya kaku. Dalam keseharian ia hanya bisa terbaring dan duduk dikursi roda dibantu keluarga.
“10 tahun ini saya cuma bisa duduk Mau gerak sedikit aja sulit”. Ujar Daniel dengan suara pelan saat ditemui di rumahnya, di Kavling Melati, RT 01 RW 10.
Menurut keluarga orang tua Daniel, Vivi Wati br Sidabutar mengatakan kondisi Daniel berawal dari sejak di duduk ditingkat SMA Kelas 1, Pada Tahun 2016 dalam suatu insiden membuat kondisi tubuhnya harus dirujuk untuk mendapatkan kesembuhan selama pengobatan malah tidak kunjung ada perubahan hingga sempat melakukan perawatan ke RSCM di Jakarta selama 1 tahun dengan menggunakan BPJS Mandiri.
Kini dikarenakan keterbatasan biaya, ekonomi dan kemampuan orang tuanya. selama ini pengobatan dilakukan seadanya baik seperti BPJS yang dimiliki hanya cukup untuk kontrol, belum untuk terapi dan alat bantu yang direkomendasikan dokter.
Oleh karna itu, Pihak Keluarga dan Daniel berharap ada uluran tangan dari pemerintah.
“ Kami pernah lapor didampingi perangkat ke Kelurahan namun kami tidak tau seperti apa kelanjutannya." Demikian dikatakan Keluarga Daniel Parangin Angin.
Ditambah dengan nada lesuh penuh harap dari Ibu Daniel sampaikan “ Kami mohon Pemerintah atau Dinas Kesehatan, Dinsos, bisa turun langsung. Anak saya Daniel Sinaga sudah 10 tahun menderita,” Pintanya VIVi Wati br Sidabutar orang tua Daniel Parangin Angin
Melalui penayangan berita ini berharap dapat di dengar dan tersampaikan kepada Pemerintah Batam serta instansi, sebagai bentuk harapan pihak keluarga Daniel Peranginangin Agar Pemerintah turun langsung melihat situasi kondisi yang memprihatinkan yang kini dialami anaknya.

