.
Barometerkepri.com | Batam, Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan sportivitas mewarnai partai final Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satya Haprabu Polda Kepulauan Riau, Senin (29/06/2026).
Turnamen yang telah berlangsung selama beberapa pekan tersebut resmi ditutup oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., disaksikan oleh Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, serta tamu undangan, termasuk pemain Tim Nasional Indonesia Ramadan Sananta dan pemain Persik Kediri Fransiskus Alesandro.
Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pendukung yang telah menyukseskan pelaksanaan turnamen hingga berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini merupakan salah satu media yang efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas dan kekompakan antarpersonel di lingkungan Polda Kepri.
"Turnamen ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan, membangun kekompakan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di antara seluruh personel. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam pertandingan, namun persaudaraan harus tetap menjadi yang utama," ujar Kapolda Kepri.
Kapolda Kepri juga mengingatkan seluruh pemain agar menjunjung tinggi nilai-nilai _fair play_, menghormati keputusan wasit, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai semangat kebersamaan. Menurutnya, setiap pertandingan harus menjadi sarana membangun karakter disiplin, profesional, dan saling menghormati antaranggota Polri.
Sebelum partai final dimulai, para peserta dan penonton disuguhkan pertandingan ekshibisi antara Tim Tri melawan Tim Brata yang berlangsung meriah dan menghibur. Pertandingan ekshibisi tersebut diikuti oleh Tim Tri dan Tim Brata yang terdiri dari para Pejabat Utama Polda Kepulauan Riau. Meskipun berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, seluruh pemain tetap menampilkan semangat juang, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi di atas lapangan. Penampilan para pejabat utama ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh peserta dan penonton, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga merupakan sarana efektif untuk mempererat soliditas, membangun kebersamaan, serta menjaga kebugaran fisik di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Pada laga final, Polresta Barelang berhasil tampil sebagai juara setelah mengalahkan Bidpropam Polda Kepri yang harus puas di posisi kedua. Sementara itu, Brimob Polda Kepri meraih Juara III dan Ditreskrimsus/Spripim menempati posisi Juara IV.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen. Bripda Osama dari Bidpropam Polda Kepri dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Briptu Ikram dari Polresta Barelang meraih predikat Kiper Terbaik, sedangkan Briptu Oktaviandi dari Polresta Barelang berhasil menjadi Top Scorer.
Penutupan turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani personel, tetapi juga memperkokoh jiwa korsa, mempererat sinergi, dan membangun budaya kerja yang solid. Melalui momentum ini, Polda Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan sebagai fondasi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi bagi masyarakat.





.jpg)
