.
Barometerkepri.com | Batam, Tumpahan bahan bakar jenis solar diduga berasal dari mobil tangki milik PT Turbion yang melintas di kawasan Kampung Taroka, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, pada Jumat (13/03/26).
Tumpahan bahan bakar tersebut terlihat membasahi badan jalan di kawasan industri tersebut dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, cairan solar tampak membentang di sepanjang badan jalan dan menggenangi sebagian permukaan aspal. Kondisi ini membuat jalan menjadi licin dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas dengan kecepatan normal.
Beberapa pengendara yang melintas bahkan terlihat memperlambat laju kendaraan mereka untuk menghindari risiko tergelincir akibat permukaan jalan yang licin oleh tumpahan bahan bakar tersebut.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan bahwa kejadian tumpahan solar seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Mereka menyebut kondisi serupa sudah beberapa kali terlihat ketika mobil tangki pengangkut bahan bakar melintas di kawasan tersebut.
“Ini sudah sering terjadi. Kalau mobil tangki lewat, kadang solar menetes di jalan. Kalau tidak hati-hati bisa bahaya untuk pengendara motor,” ujar salah seorang warga yang melintas di lokasi kejadian.
Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan industri Tanjung Uncang, yang memang dikenal memiliki lalu lintas kendaraan berat cukup tinggi.
Jika tidak segera ditangani, tumpahan solar di badan jalan berpotensi menyebabkan pengendara kehilangan kendali, terutama bagi sepeda motor yang memiliki risiko lebih tinggi tergelincir ketika melintasi permukaan jalan yang licin akibat bahan bakar.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, tumpahan bahan bakar tersebut juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar jika terus berulang tanpa adanya penanganan yang memadai.
Sebagai informasi, PT Turbion diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan dan distribusi bahan bakar untuk kebutuhan industri dan maritim di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Batam.
Masyarakat berharap pihak perusahaan dapat segera melakukan pembersihan terhadap tumpahan solar di badan jalan serta meningkatkan pengawasan terhadap armada kendaraan pengangkut bahan bakar yang beroperasi di kawasan tersebut.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar instansi terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan pengangkut bahan bakar yang melintas di kawasan industri, guna memastikan armada tersebut dalam kondisi layak operasi sehingga tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Turbion belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tumpahan solar yang terjadi di kawasan Tanjung Uncang tersebut. Redaksi masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak perusahaan apabila ingin memberikan penjelasan terkait peristiwa ini.
(Red)

